Indirect questions (pertanyaan tidak langsung) 27 Agustus 2009
Posted by masdin in Level Lanjutan.Tags: kalimat tidak langsung
trackback

Pertanyaan tidak langsung merupakan pertanyaan normal dengan bentuk sopan dan lebih panjang. Contoh:
- Where’s the department store? - Pertanyaan langsung
- Could you tell me where the department store is, please? - Pertanyaan tidak langsung
- What’s his name? - Pertanyaan langsung
- Do you know what his name is? - Pertanyaan tidak langsung
Bentuk
Pertanyaan tidak langsung terbentuk dari dua bagian: pertanyaan sopan, dan pertanyaan yang tidak memiliki inversi subjek/verb seperti pertanyaan normal. Contoh:
- What’s his name? >>
- Do you know what his name is? - Pertanyaan tidak langsung
Disini ungkapan sopan adalah “Do you know…”, dan bagian pertanyaan adalah “…what his name is?”. Perhatikan bahwa subjek dan kata-kerja tidak berubah tempatnya dalam bagian pertanyaan. Sehingga jika kita mengatakan “Do you know what is his name?“, ini tidak benar.
Contoh-contoh lain:
- What’s the time? >>
- Do you have any idea what the time is? - Pertanyaan tidak langsung
Ungkapan sopan adalah “Do you have any idea…?”. dan pertanyaan adalah “…what the time is?”. Yang menjadi pertanyaan bukan “…what is the time?” - kita tidak membalik posisi subjek dan kata-kerja seperti dalam pertanyaan normal.
Kata-kerja bantu “To do”
Kata kerja bantu “to do” digunakan dalam pertanyaan apabila tidak ada kata-kerja bantu lainnya. Contoh:
- You like Chinese food. >>
- Do you like Chinese food?
Pertanyaan tidak langsung tidak menggunakan kata-kerja bantu “to do” dalam pertanyaan utama. Contoh:
- When does the next train arrive? - Pertanyaan langsung
- Do you know when the next train arrives? - Pertanyaan tidak langsung
- Do you know when does the next train arrive? - Tidak benar
Contoh-contoh lain:
- When does the restaurant close? - Pertanyaan langsung
- Could you tell me when the restaurant closes? - Pertanyaan tidak langsung
- Could you tell me when does the restaurant close? - Tidak benar
Ada batasan cara dalam membuat pertanyaan tidak langsung. Tidak semua kalimat tidak langsung merupakan pertanyaan sebenarnya, justru merupakan pernyataan-pernyataan sopan yang mendorong timbulnya respons. beberapa ungkapan sopan yang uum mencakup:
- I wonder if/whether…?
- I can’t remember if/whether…?
- Could you tell me if/whether…?
- Would you mind telling me if/whether…?
- Would it be possible for you to…?
- Is there any chance you could…?
- I don’t suppose you could…
- I’d like to know if/whether…
- I can’t remember…
—
Rujukan:
http://www.1-language.com/englishcourse/unit66_grammar.htm



























Komentar»
no comments yet - be the first?