jump to navigation

Rokok meledak: Lelucon murahan berujung petaka 1 Februari 2010

Posted by masdin in Tak Berkategori.
Tags:
trackback

Kejadian heboh kembali terjadi di negeri ini ketika sebatang rokok yang dihisap oleh seorang satpam tiba-tiba meledak dan menciderai mulutnya. Berbagai spekulasi pun muncul mulai dari dugaan pengaruh tangki bensin sepeda motor yang dikendarai korban hingga adanya sabotase dari pihak tertentu. Bahkan pihak kepolisian dan Menkes Endang Rahayu cukup serius dalam penyelidikan kasus ini. Mungkinkah sebatang rokok bisa meledak? Padahal kita ketahui bahwa bahan dasar rokok itu sama sekali tidak mengandung unsur potasium atau bahan yang mudah meledak lainnya.

Logikanya adalah tidak mungkin, sehingga kemungkinan besar meledaknya rokok ini adalah karena ada unsur sabotase seperti yang dikemukakan oleh oleh Tulus Abadi, pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Tetapi bagaimana sabotase itu bisa terjadi, dan siapa yang mungkin melakukannya?

Sebetulnya berita rokok yang meledak ini tidak seharusnya membuat heboh karena rokok yang meledak saat dihisap bukan baru kali ini terjadi. Di negara-negara di Eropa, fenomena rokok meledak bukanlah hal yang tidak lazim. Fenomena rokok meledak kerap kali ditemukan di acara-acara tertentu seperti acara ulang tahun dan perayaan-perayaan lainnya. Bagaimana bisa? Ya. rokok meledak adalah sebuah lelucon (prank) yang mereka gunakan untuk membuat kejutan di hari-hari spesial. Selain itu ada juga yang menjadikannya sebagai sebuah cara untuk membuat seseorang yang dicintainya berhenti merokok.

Bagaimana rokok bisa meledak? Tentu ini yang menjadi pertanyaan penting, khususnya dalam insiden yang dialami oleh Andi Susanto. Mungkin masyarakat kita saja yang belum tahu kalau ada produk yang bernama “Cigarette Loads Bangers” atau “Exploding Cigarette Loads”. Produk ini merupakan bahan sisipan yang disisipkan ke dalam batang rokok dan ketika tersulut api akan meledak. Produk ini telah banyak dijual di negara-negara di Eropa dan Amerika bahkan telah telah ada yang menjualnya secara online (maaf, alamat situsnya saya rahasiakan untuk kebaikan bersama) dengan harga antara $1 - $3 per pak. Jika Anda tidak percaya, silakan tengok gambar-gambar berikut:

Produk peledak rokok “Cigarette Loads Bangers” dan “Exploding Cigarette Loads”

Dan bahwa rokok meledak merupakan lelucon, silakan rekan-rekan menyimak SALAH SATU diantara RATUSAN video rokok meledak berikut ini:

Tetapi perlu diketahui bahwa tujuan pembuatan dan pemasaran produk ini hanya untuk menciptakan lelucon pada acara-acara tertentu dan untuk membuat seseorang jera merokok karena ketidaktahuannya tentang produk ini dalam rokok yang dihisapnya. Lalu bagaimana dengan kasus Andi Susanto?

Menurut hemat saya, apa yang dialami oleh Andi Susanto mungkin adalah bagian dari keusilan seseorang atau temannya yang ingin memberikan kejutan dengan ledakan rokok dengan menggunakan sisipan rokok tersebut. Jika ini memang benar, maka si pelaku melakukan kesalahan FATAL yakni menyisipkan sisipan tersebut terlalu jauh ke dalam batang rokok hingga mendekati filernya sehingga ledakan akan terjadi menjelang rokok habis dihisap dan sangat dekat dengan mulut. Idealnya, sisipan ini hanya disisipkan di ujung batang rokok sehingga akan tersulut api dan meledak hanya dalam beberapa kali hisapan. Apalagi Andi Susanto saat itu sedang mengendarai sepeda motor sehingga rokok tetap berada dimulutnya, dan saat ledakan terjadi tangannya tidak dapat melakukan gerakan refleks untuk melepaskan rokok tersebut karena sedang menyetir sepeda motor.

Ini hanya merupakan pendapat pribadi yang tidak diklaim kebenarannya.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Sebarkan artikel ini:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • LinkaGoGo
  • Propeller
  • Technorati
  • De.lirio.us
  • Google
  • Reddit
  • TwitThis


Komentar»

   1. melly - 1 Februari 2010

Boleh nih yah buat org2 yg gila rokok..biar kapok..hhehe

   2. R2G - 1 Februari 2010

gak segitunya kali cara menyadarkan perokok…he..he..he…

   3. ion - 1 Februari 2010

kebangetan yaa…. masa untuk membuat seseorang berhenti merokok harus menciderai seh…

   4. supriatno - 1 Februari 2010

Nice info bro !

   5. Mas Ben - 1 Februari 2010

Insyaf yo insyaf … :)

Mas Ben
http://bentoelisan.blog.com

   6. Lamunadi - 1 Februari 2010

Lelucon yg sangat tidak lucu dan berakibat fatal. Sy kira asal rokok itu bisa ditelusuri oleh pihak berwajib.

Salam. 8-)

   7. danangsusila - 1 Februari 2010

artikel bagus….kasihan si Andy ,,tapi pelajaran juga buat para perokok yang menyebar polutan di sekitarnya,bahkan dalam keluarga,,klo mo ngrokok kepalanya pake plastik kresek aj…biar asapnya nggk kemana2

   8. depz - 1 Februari 2010

keisengan yg mahal

   9. putra pantura - 1 Februari 2010

anak majikan diasuh babu
sama ayah bunda-nya ga mau bicara
si Andy kena petasan tanpa sumbu
benar-benar bikin sengsara.

   10. admin MuTuku - 1 Februari 2010

hehehe.. memang kayaknya tdk mungkin pabrik rokok sengaja ngasih petasan, kan udah melalui quality control..
ada yg sengaja memasukkan tuh, atau jangan2 malah mercon lombok yg dikira rokok :?: :D

   11. vany - 1 Februari 2010

untungnya saia tdk suka merokok :D

   12. aziza - 1 Februari 2010

mudah-mudahan tobat g mo merokok lagi :)

   13. kch4ng - 1 Februari 2010

Hayo jangan pada usil… gigi bisa copot.

   14. miswar - 2 Februari 2010

hahahaha ma’ baga2 itu lagi hahahaha biarmi

   15. j4j - 7 Februari 2010

Kasian tu kakek2..!!! jadi inget lagunya elpamas, “istirahatlah, diluar banyak angin”