Sakit Hati Karena Cinta Itu Biasa

16 Feb 2012

cinta-sakit-hati

Karena itu sudah menjadi kodratNya yang harus siap kita terima saat memutuskan untuk masuk dalam lingkaran bernama cinta.

Namanya juga hidup, semua yang dijalani pasti punya dua sisi. Ada bahagianya ada juga sedihnya. Sama dalam hal cinta, tidak semua mulus dan bahagia saja yang mewarnainya tapi terkadang akan ada hal-hal yang membuat kita dihampiri rasa sedih, kecewa bahkan tak jarang sakit hati.

Jadi jangan pernah menyangka, yang namanya cinta itu semua hanya yang indah-indah saja. Kalaupun begitu, pasti itu hanya ada di dunia fantasy, dongeng-dongeng, film, sinetron atau hanya dalam mimpi. :D

Lalu, kenapa harus ada sakit hati?
Sebagai makhluk ciptaan Tuhan, setiap manusia diciptakan dengan bentuk, rupa, dan sifat yang juga berbeda satu sama lain. Ketika kita sedang menjalin cinta dengan seseorang yang ternyata kita merasa tidak siap dengan perbedaan itu, maka peluang untuk sakit hati akan terbuka lebar. Contoh kecil, ketika kita memiliki suatu pandangan yang berbeda dengan si dia lalu kita menginginkan agar ia bisa mengubah pandangannya sama seperti dengan apa yang menurut kita itu benar, tapi si dia sendiri juga merasa dialah yang benar, terus bertahan pada pendapat masing-masing hingga harus berujung pada perpisahan maka tentu perasaan bernama sakit hati ini akan mendera dan menyiksa kita karena ketidak-siapan itu.

Perlu kita renungi, sakit hati karena urusan cinta ini bukan perkara remeh-temeh bahkan tergolong salah satu penyebab terbesar banyaknya generasi manusia yang mati muda.
Yang perlu dilakukan oleh kita untuk mengatasi bahaya sakit hati ini adalah kesiapan diri, baik itu secara fisik maupun mental, secara jasmani juga rohani.

Karena tidak semua manusia beruntung, dipertemukan dan jatuh cinta pada orang yang sesuai dengan keinginannya. Tidak semua beruntung hanya sekali jatuh cinta dan cinta itu bisa dijalani dengan bahagia sepenuhnya tanpa pernah merasakan sedih, kecewa dan sakit hati.
Kita harus siap bertemu dengan segala perbedaan berwujud apapun ketika berani memasuki lingkaran cinta. Lagipula, cinta akan terasa hambar jika mulus-mulus saja, happy-happy saja tanpa pernah merasakan yang namanya sedih dan sakit hati. Iya kan??? :D
Sakit hati ini jika disikapi dengan kesiapan fisik, mental, jasmani dan rohani, akan membuat kita semakin kaya akan pengalaman hidup dan membuat kita tertantang untuk menemukan cinta yang sejati.
Dan tahukah anda, yang paling berpeluang membuat kita merasa sedih, kecewa bahkan sakit hati sekalipun, adalah orang-orang terdekat kita yang bisa jadi salah satunya adalah orang yang kita cintai.

Jadi kalau cinta, kenapa harus sakit hati? Itu wajar, itu sudah kodrat. Tinggal bagaimana kita siap untuk menghadapi dan menemukan solusi untuk mengatasinya. Kalau tak mau sakit hati, jangan berani jatuh cinta deh.
Setuju!!! :)


TAGS BLOGGER BICARA CINTA SAKIT HATI CINTA KONTES


-

Author

Follow Me